SISTEM INFORMASI AKUTANSI
Disusun Oleh:
NAMA : BAYU AJI DWINANTO (31113650)
MUHAMAD ZAHRIR (35113795)
UNIVERSITAS GUNADARMA
DIPLOMA TEKNOLOGI INFORMASI
MANAJEMEN INFORMATIKA
2015/2016
PENGERTIAN DFD DAN CONTOHNYA
Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram
yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang
penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur
dan jelas.
DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan
atau menjelaskan sistem yang sedang berjalan logis.
Kesatuan Luar
Merupakan kesatuan lingkungan di luar sistem
yang dapat berupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang berada di
lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem.
Arus Data
Arus data ini mengalir diantara proses, simpanan
data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukkan arus dari data yang dapat
berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem. Arus data ini
ditunjukkan dengan simbol panah.
Proses
Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh
orang, mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam
proses untuk menghasilkan arus data yang akan keluar dari proses.
Simpan data
Simpanan data merupakan simpanan dari data yang dapat
berupa:
·
Suatu file
atau database di sistem komputer
·
Suatu arsip
atau catatan manual
·
Suatu kotak
tempat data di meja seseorang
·
Suatu tabel
acuan manual
·
Suatu
agenda atau buku
Didalam DFD terdapat 3 level, yaitu :
1.
Diagram
Konteks : menggambarkan satu lingkaran besar yang dapat mewakili seluruh proses
yang terdapat di dalam suatu sistem. Merupakan tingkatan tertinggi dalam DFD
dan biasanya diberi nomor 0 (nol). Semua entitas eksternal yang ditunjukkan
pada diagram konteks berikut aliran-aliran data utama menuju dan dari sistem.
Diagram ini sama sekali tidak memuat penyimpanan data dan tampak sederhana
untuk diciptakan.
2.
Diagram Nol
(diagram level-1) : merupakan satu lingkaran besar yang mewakili lingkaran-lingkaran kecil yang
ada di dalamnya. Merupakan pemecahan dari diagram Konteks ke diagram Nol. di
dalam diagram ini memuat penyimpanan data.
3.
Diagram
Rinci : merupakan diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram
Nol.
Fungsi DFD
Fungsi dari Data Flow Diagram adalah :
· Data Flow Diagram (DFD) adalah alat
pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem
sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan
alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.
· DFD ini adalah salah satu alat
pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem
merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang
dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model
yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
· DFD ini merupakan alat perancangan
sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat
digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah
dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.
DFD Logis
Adalah
representasi grafik dari sebuah sistem yang menunjukkan proses-proses dalam
sistem tersebut dan aliran-aliran data ke dalam dan ke luar dari proses-proses tersebut.
Kita menggunakan DFD logis untuk membuat dokumentasi sebuah sistem informasi
karena DFD logis dapat mewakili logika tersebut, yaitu apa yang dilakukan oleh
sistem tersebut, tanpa perlu menspesifikasi dimana, bagaimana, dan oleh siapa
proses-proses dalam sistem tersebut dilakukan.
Keuntungan dari DFD logis dibandingkan dengan DFD fisik adalah dapat
memusatkan perhatian pada fungsi-funsi yang dilakukan sistem.
Perlu diperhatikan di dalam pemberian Keterangan/ Label;
· Lingkaran-lingkaran (simbol proses)
menjelaskan apa yang dilakukan sistem
Misal :
Menerima Pembayaran, Mencatat Penjualan, Membandingkan kas dan Daftar
Penerimaan, Mempersiapkan Setoran, dll.
· Aliran-aliran data (simbol aliran
data) menggambarkan sifat data.
Misal : Pembayaran (bukan “Cek”, “Kas”, “ Kartu Kredit”
Jurnal Penjualan (bukan “Buku Penjualan”), dll
Usulan dari analis ( berupa DFD dalam bab 4 ), beberapa hal
yang umum yang mendapat perhatian dalam mendesain baru tersebut ialah:
Ø Menggabungkan beberapa tugas menjadi Satu
Ø Master Detail Update
Ø Meminimalkan tugas-tugas yang tidak penting
Ø Menghilangkan tugas-tugas yang duplikat
Ø Menambahkan proses baru
Ø Meminimalkan proses input
Ø Menetapkan bagian mana yang harus dikerjakan
komputer dan bagian mana yang harus dikerjakan manual
Contoh kasus sederhana DFD
Definisi Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram (ERD) adalah suatu
model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan
objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. Entity
Relationship Diagram (ERD) sendiri dibagi menjadi 2 yaitu Entity Relationship
Diagram (Logical Data Model) dan Entity Relationship Diagram (Physical Data Model).
Entity Relationship Diagram (Logical Data Model) adalah konsep Entity
Relationship Diagram (ERD) yang mana data dapat merepresentasikan sebuah
kenyataan, dimasukkan ke dalam sebuah pemrosesan logika dan dapat menghasilkan
informasi, sedangkan untuk Entity Relationship Diagram (Physical Data Model)
adalah konsep Entity Relationship Diagram (ERD) yang mana data disimpan pada
media penyimpanan (storage) dalam suatu susunan secara fisik
Contoh Entity Relationship Diagram (ERD)
Di bawah ini adalah Contoh Entity Relationship Diagram
(Logical Data Model) pada Sistem Penunjang Keputusan Untuk Pemilihan Domain
Menggunakan Metode Analytics Hierarchy Process Berbasis Web :

Contoh Entity Relationship Diagram (Logical Data Model)
Sedangkan di bawah ini adalah Contoh Entity Relationship
Diagram (Physical Data Model) pada Sistem Penunjang Keputusan Untuk Pemilihan
Domain Menggunakan Metode Analytics Hierarchy Process Berbasis Web :

Contoh Entity Relationship Diagram (Physical Data Model
Berikut ini merupakan simbol-simbol yang biasanya digunakan
pada Entity Relationship Diagram (ERD) :

simbol-simbol yang biasanya digunakan pada Entity
Relationship Diagram (ERD)
Penjelasan dari simbol-simbol Entity Relationship Diagram
(ERD) di atas adalah sebagai berikut :

Entitas merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata
dan dapat dibedakan dari yang lainnya. Simbol dari entitas biasanya digambarkan
dengan persegi panjang.
Relasi adalah hubungan antara sejumlah entitas yang berasal
dari himpunan entitas yang berbeda. Pada dasarnya relasi dibedakan menjadi 3
yaitu :
Relasi One To One yaitu setiap entitas pada himpunan
entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas
B.
Relasi One To One
Relasi One To Many yaitu setiap entitas pada himpunan
entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B,
tetapi setiap entitas pada entitas B dapat berhubungan dengan satu entitas pada
himpunan entitas A.
Relasi One To Many
Relasi Many To Many yaitu setiap entitas pada himpunan
entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B,
begitupula sebaliknya.
Relasi Many To Many
Atribut berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari
entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat
mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili
oleh simbol elips.
Garis berfungsi untuk menghubungkan atribut dengan entitas
dan entitas dengan relasi, sehingga mengambarkan diagram tersebut seperti
memiliki alur.
Untuk membuat Entity Relationship Diagram (ERD), anda bisa
menggunakan Data Architecture yang ada di software Power Designer 6 Portable.
Silahkan klik di sini untuk mendownload Power Designer 6 Portable. Untuk
membuka Data Architecture, silahkan jalankan file bernama pdda6.exe pada Power
Designer 6.
*
Contoh DFD dan ERD penjualan film

Dari hasil pembuatan program
aplikasi tentang Sistem Penjuaalan Dvd Film Di Toko Bakul Film ini didapatkan kesimpulan : 1. Dapat Memberikan
informasi dvd film yang di jual kepada
member. Dapat digunakan untuk transaksi
pemesanan online. Pengunjung harus daftar menjadi member agar dapat
belaja di web ini. Member dapat memilih lokasi pengiriman barang yang berbeda
dengan alamat loginnya. Satu member bisa memiliki banyak macam pesanan yang
berbeda. 6. Member dapat mengkonfirmasi pesanannya pada form konfirmasi agar
dapat di proses lebih lanjut oleh admin. Sistem ini dapat memudahkan pembuatan
laporan pemesanan dan laporan penjualan. Admin dapat melakukan pemantauan
laporan penjualan dan pemesanan


